Aku menginginkan hujan sebagaimana kamu bersorak untuk matahari tetap bersinar Aku berdoa disaat hujan sebagaimana kamu mabuk hingga basah kuyup di trotoar Aku bergelinjang geli di bawah hujan sebagaimana kamu tertawa di atas api unggun Aku menampung air hujan sebagaimana kamu membanjur rumah dengan minyak tanah Aku terpejam kehujanan sebagaimana kamu tidur berkeringat Aku menelan air hujan sebagaimana kamu menelan ludahmu sendiri Aku menyukai hujan sebagaimana kamu bertahan membenci hujan Aku menatap hujan sebagaimana kamu mengerti diriku Aku berbinar atas hujan sebagaimana kamu mematikan rokokmu di atas bumi yang kehujanan Aku terkejut melihat petir diantara hujan sebagaimana kamu muncul di hidupku

Sabtu, 01 Mei 2010

Letter to You: "Good to know you, Nurainy Hendes.. and Goodbye."



bahagia disana


tahunmu mengetuk ragaku, bahwa umur selesai tak mesti tua
muda ini, kau sebut berakhir..

takkan merana

..dinding ke dinding obrolan hari-hari yang panjang,
tawa pengulangan yang diisi tanya kabar-kabar Bogor-Yogyakarta
adalah rekan saudara kandungku maka sudah lama kau main ke rumah,
banyak pun senyum diutarakan dan, "hai, au!" kubalas doa sepanjang masa..

Allah SWT, untukmu..

..surga milikmu, Mbak Noenk.

Tidak ada komentar: